Huaaa udah lama banget dari terakhir ngepost, dan anehnya.. gak ada perkembangan! hahaha
Actually, many things happened.. Buanyak banget, i'll try to sums up disini, biar gak pernah lupa.. Someone that i love, have i ever mentioned his name? kayaknya sih gak mungkin ya. Long story short, he came, dan semua tidak berjalan mulus.. even kebalikannya 😭 We broke up, btw. YUP! Hahaha it was a legit break up, karena di kedatangan dia yang pertama dia finally nembak after i ask him to.. Lalu berjalan lah seperti biasa, kedatangan pertama dia nembak, kedatangan kedua my fam told me to break up with him karena ya banyak yang ga cocok, dirasa oleh keluarga eike.. dan muak dengan semua omongan keluargaku yang terus - menerus terbukti benar adanya buat aku merasa hubungan ini memang gak perlu diperjuangkan. I still remembered gimana frustasinya aku teriak untuk putus di flavor bliss saat itu, bener - bener kayak di sinetron. kacau! Mungkin Tuhan tau how i love drama, so He gave me one haha i'm okay.
And so on and so on.. setau aku putus adalah hal yang mudah.. I broke up with my ex after dating for 4 years dari awal kuliah sampe kerja, dan ketika putus yaudah not much drama. jadi aku kira kali ini juga akan sama, ternyata berbeda 180 derajat. I don't really remember the detail, tapi seinget ku dia yang memperjuangkan hubungan kita terus, i admit it. Hal itu terjadi secara sukarela, dan aku juga ngasih tau dia kalo sekarang aku gak bisa melakukan apapun, apalagi balik memperjuangkan dia.. udah terlalu banyak hal yang gak bisa diterima dari pihak keluargaku dan aku gak yakin bisa mengubah itu semua, sesayang apapun aku sama dia.
We broke up on february 2022 (the status, but not the relationship). Kita masih chat, dan ngobrol tapi pasti gak seperti biasa.. gak seperti pasangan, tapi kita masih deket, karena bener kata dia aku janji untuk kasih tau kenapa keluarga aku nolak hubungan ini kalau dia mau putus.. Sounds silly, tapi aku gak punya pilihan saat itu.. bahkan sampai sekarang.. I remembered a day dimana aku bilang sama dia, aku mau coba lagi.. sama sama berusaha mengubah penilaian keluarga aku buat dia, walaupun gak ada yang tau harus mulai darimana selain support each other dan mulai memperbaiki hubungan kita yang dari kemarin isinya cuman drama drama dan drama keributan. Things getting slightly better, we met, dan kadang kita ngedate dengan diam - diam tentunya.. sampai aku gak tau harus gimana, rasanya dengan kayak gini gak akan ada yang berubah..
I ask him to show up sedikit demi sedikit ke keluargaku, tapi kayaknya dia gak merasa itu adalah ide yang bagus dan menawarkan buat bilang ke keluargaku sekali lagi.. dan tentu aja harus aku duluan yang melakukan hal itu, i spoke up to my mom. ''Ma, boleh ga kalo aku liat dia sekali lagi.. Dia masih memperlakukan aku dengan sangat baik bahkan setelah semua penolakan yang aku lakuin ke dia'' Cari mati. Kalau di sinetron, mungkin kata - kata itu cuman mimpi pemerannya yang gak pernah terjadi, but i did. Gak ada yang boleh berjalan dengan penuh ketidak jelasan, so i did it. Aku minta ijin.. sekali lagi, yang tentu saja tidak dikabulkan sama sekali (of course). I told him about everything, kadang merasa bersalah juga.. what did he do so wrong sampai bisa di titik kayak gini, tapi lanjut cerita kita masih ngejalanin hubungan ini ya dengan penuh ketidakjelasan sampai detik ini August 2 2022.. but why..
Orang yang sangat saling menyayangi, bukannya biasanya mereka bergandengan tangan buat melawan masalah mereka bersama ya? Tapi kita aja masih sering meributkan permasalahan antara kita sendiri, yang.. gak tau kapan akan bener - bener berakhir, mungkin memang benar kan orang itu gak pernah bisa berubah. Hari ini kami kembali memperdebatkan hal yang mungkin gak perlu diperdebatkan, karena dia ''bercanda'' dengan bilang ''Udah lah, gila u yee'' idk why disaat kita lagi ngom dan bertanya baik - baik, disaat udah sangat nahan akhirnya pecah juga.. aku gak terima, dan dia merasa itu bukan hal besar untuk dijadikan masalah.. aku si manusia moody dan baper ketemu sama orang gak yang kalo ngomong jarang dipikir dulu..
Jadi keinget kata tetua (my older sister) tentang pelajaran hidup, konon katanya Tuhan bekerja dengan kasih kita ujian sampe kita lulus.. di tempat yang sama, masalahnya mungkin berbeda, tapi yang Tuhan mau ubah dari kita adalah hal yang sama, tanggapan kita masih sama? Tuhan bakal kasih sentilan lagi di tempat yang sama, sampai kita bisa bener - bener belajar atau sembuh tapi Tuhan gak akan biarin kita gagal dalam tes itu, kita akan di tes terus sampe berhasil lulus. Mungkin ini salah satunya, even not with him kemungkinan besar aku bakal dapet ujian yang sama di tempat yang sama sampai cyn bisa menerima dan mengobati kebaperan dan kemoodyan nya.. tapi cyn, jangan sampai Tuhan ajari dengan cara yang lebih keras, jangan tawar hati, jangan tanya, belajar menerima dengan baik sampai Tuhan ijinkan kamu lulus dari ujian kali ini.. kamu boleh naik kelas, tapi harus lulus ujian kali ini dulu.. :')
Tidak ada komentar:
Posting Komentar